Thursday, March 12, 2009

Piracy?


Ini lagi bergumam di otak gw nih..
Piracy is really a crime?
http://www.variety.com/article/VR1117957867.html?categoryid=19&cs=1
http://ideas.repec.org/p/ces/ceswps/_2047.html
http://dominicapu.multiply.com/journal/item/93
dan masih banyak lagi..

Pertanyaan sebenernya.. Ngebajak itu.. Dosa gak? Pendeta pun pake MS Office bajakan, mayoritasnya. hahahahaa.. balik lagi deh ke dosa apa enggak.

Komen temen gw, Alfin:
"gak penting dipusingin sih, tapi secara hidup ga cuma yg penting2 ajah, gw baca dlu deh, anyway gw pribadi sih kalo emang punya duit yah beli original, kalo ga punya duit yah beli deh kaga ori juga, tapi kan kalo dipamerin kerenan yg ori hahhaha, beda gengsinya, yah jadi jarang terjadi beli bajakan tuw, kecuali udah nyari yg ori gak nemu juga.
Trus secara garis besar sih gw setuju sama "Unauthorized downloads are fine if no profit is made" toh emang itu gunanya internet, jendela dunia bukan? untuk memudahkan ?
Kalo bgitu dijadiin crime, yg porn ajah dibagi2in gratis en gak ada yg ributin itu crime ato bukan. CMIIW
"

Iya sih , emang gak penting dipusingin, tapi gimana kalo kita tau itu salah n kita tetep ngelakuin, itu bakal ganjel n gak enak kan di hati kita?

Kalo diliat2 lagi.. hmm, ngebajak itu dilarang karena merupakan copyright infringement.. tapi coba liad, seandainya.. kalo gw pengen punya ato nonton acara ato film yang gak available di bioskop or Disc Tarra dan gw bisa donlot itu di internet dengan kualitas DVDRip (ini yang dimaksud dengan kualitas as good as original)..

Ato gw pengen punya ... Read Moresoftware yang mahal n itu sangat berguna dan memenuhi minat gw, hobi, yang bisa didonlot secara GRATIS, masak harus beli seharga 400 US dollar, sedangkan sekarang ini bahkan lagi krisis global

Coba bayangin, kalo gaji rata-rata pegawai negeri aja cuma setengah dari harga software itu. apakah itu cukup manusiawi, sebandingkah dengan copyright infringement bla bla bla yang dikeluarin oleh orang yang rakus duit untuk meraup keuntungan gila-gilaan dari karya mereka yang dijual super mahal n mostly gak bisa dinikmatin oleh orang yang kurang mampu karena gak sanggup untuk afford barang-barang itu hanya buat kesenangan sesaat??

Kalo dilihat dari dasar etika dan kondisi yang ada.. peraturan yang dibuat dengan kenyataan udah mayoritas gak relevan, itu pun sulit dipersoalkan, peraturan pun berbeda di setiap negara, sebagai contoh aja ini dari http://www.variety.com/article/VR1117957867.html?categoryid=19&cs=1 disebutkan kalo "
Italian court says piracy not a crime. Unauthorized downloads are fine if no profit is made"

Jadi, sebenernya yang namanya pembajakan itu dah dicap buruk sama orang, sementara itu, orang-orang kecil yang distribusi, yang jual konten cd dvd or apapun yang bajakan itu jauh lebih membutuhkan uang daripada orang-orang hollywood yang udah dapet profit luar biasa yang mungkin cuma dari advertising aja. Konten bajakan itu bisa dinikmatin dan akhirnya membuat orang lebih berkembang.. film, ato acara, ato lagu jadi lebih terkenal and so on.

So, gimana menurut kalian?

Monday, February 9, 2009

Titik cerah.


Sesuai dengan judulnya. mungkin beberapa dari lw dah baca postingan gw yang sebelumnya..

Facebook
Blog
tulisan ini berkaitan, mungkin bisa dibilang sebagai.. 'titik cerah' dari hal yang gw bahas sebelum ini.
So, dari yang telah gw share di post sebelumnya, di situ terdapat gw yang merasa terlalu duniawi, gak bisa lepas dari hal itu. melekat dan sayangnya itu gak terjadi di gw aja, tapi telah menjadi hal umum yang sulit dihindari.

Sebenarnya apakah yang dipikirkan manusia?Simple. masalah.
maslah yang sebagian besar adalah problem dalam diri kita sendiri. bahkan manusia memikirkan orang lain karena hal itu berhubungan dengan dirinya sendiri. Pada dasarnya manusia itu egois, mau menang sendiri, dan memiliki akal budi yang 'corrupt'

Mereka dikuasai oleh pikiran mereka sendiri yang bisa dibilang sempit, takut untuk terbuka pada pikirannya sendiri. Tak jarang mereka akhirnya berkubang dalam konflik. Konflik dengan orang lain, permusuhan, pertikaian, juga konflik dengan diri sendiri, yang kemudian akhirnya terdampar dalam putus asa.. Merasa hidup mereka layu sehingga mengakhiri hidup adalah jalan yang terbaik. mereka takut untuk menyadari dan membuka lebar-lebar, berpikir lebih jauh, berpikir untuk titik cerah dalam hidup mereka.

Titik cerah.

"Aku tahu setiap hari ada saja kebaikan dan keburukan terjadi, tapi bila kita hanya memperdebatkan perbedaan dalam apapun, tanpa berbuat agar dunia ini tetap ada dengan indah. apakah perdebatan itu masih penting?" Rieka Roeslan dari lagu 'Positive of Mind'

Dari judulnya jelas. dari segi duniawinya pun telah diungkapkan. Positive of Mind, positive thinking. itu sangat diperlukan oleh setiap kita. termasuk gw sendiri..

Kemarin gak sengaja gw baca renungan, di situ diungkapkan:
"Think about it: Terang pasti terbit dalam hidup anak-anak Tuhan"

Happy time.
apa maksud dari dua kata itu? memang ada kalanya manusia menghadapi jalan buntu. merasa mereka seakan-akan dikontrol oleh keadaan yang ada disekitar mereka. Kadang-kadang hal tersebut gak mudah untuk dihadapi, bahkan keputusasaan melanda banyak orang, termasuk gw sendiri. Kenapa? Dunia ini semakin hari semakin menawarkan hal-hal yang lebih menarik dan lebih terkesan indah daripada hal-hal yang sebenarnya lebih indah dan lebih baik.

Happy time, dari segi agama gw, bukan hanya itu.. dari segi alam. Hidup terus berputar, ada siang ada malam, tak mungkin roda yang tidak berputar dapat mengantar kita ke tempat tujuan. Kehidupan harus terus berputar, ada kalanya di atas, ada kalanya juga dibawah. Intinya, kita harus memikirkan dua kata di atas, happy time. apalagi kalo menurut kepercayaan gw bersama Tuhanku Tuhan Yesus tiada yang mustahil. happy time pasti ada saatnya, pasti ada masanya.

Oleh sebab itu, positive of mind itu kata kuncinya. Fikiran positif yang ada akan membuat kita menjauhi hal-hal yang negatif, of course. Positif itu kebalikan dari negatif. Positive of mind dalam hal apa?

Positive of mind dalam hal apapun. terutama berpikiran positif terhadap kehidupan yang menanti kita setelah kehidupan sementara ini. Kehidupan yang pastinya jauh lebih baik dan sempurna dibandingkan hal-hal duniawi. Langit di dunia memang indah, pemandangan yang gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tapi pastinya semua itu kalah dengan yang menanti kita di kehidupan berikutnya.

Pikiran positif bahwa kita bisa berbuat lebih dari orang lain. Pikiran positif untuk jadi optimis. terlepas dari apapun hidup kita adalah di tangan kita sendiri. sebenarnya kontrol hidup kita ada pada free will kita sendiri. Memang tidak mudah untuk berpikiran positif, itulah tantangannya. Hal yang baik dan indah pastinya perlu digapai dengan penuh tantangan.

So, tidak ada yang mustahil. 'We can make it if we try' , betul kalo kita berpikiran positif dan tentunya, gak lepas dari bimbingan sang pencipta, sang Tuhan Yesus.

Let's have the positive of mind!

JAILU

Merasa terlalu duniawi..

Godaan dunia begitu kuat, bagaikan udara.
Tak bisa lepas darinya, kecuali hidup terasing di tempat lain yang jauh dari peradaban.

Gila, apalagi tinggal di kota. rasanya ini itu harus terlalu dunia n bertentangan dengan 'rohaniah' or notabene kita sebut dosa.

Dosa? apakah harus selalu disebut dosa? kadang-kadang kita didesak untuk melakukannya oleh keinginan daging yang masih melekat. Haruskah kita melepas kehidupan daging kita untuk bersih dari dosa? memang lelah terus memperdebatkan ini.

tak ada habisnya manusia mengingini sesuatu, berkelut dan bersusah dalam kehidupan. zaman, membuat kita lebih merasa tidak aman. merasa dikucilkan dari kehidupan walaupun dikelilingi banyak teman dan keluarga.

Bayangin coba.. gw orang yang punya Tuhan, tapi gw bergelut dalam kebodohan n kehidupan gw sendiri. manusia tuh egois, gak ada miripnya ama Tuhan, kalo mau disamain dengan Image of God. So? Buat apa kita diciptakan? Persentasi manusia yang masuk surga gw yakin sangat terbatas kalo sesuai dengan yang tertulis di Kitab Suci n dikaitkan dengan keadaan sekarang. (no debate on this paragraph) Gak usah ngomongin kita deh.. gw aja terlalu duniawi dan terlalu egois untuk ukuran normalnya. justru gw menyadari dan bingung sendiri mikirin hal itu.

Kadang2 freewill kita pengen minta Tuhan ambil aja kalo bisa.. sayangnya gak,. :(

Sekarang mayoritas penduduk dunia beragamakan Ateis. di dunia mereka tidak ada lagi Tuhan.. Hal itu memang lebih bahaya, cos mereka gak tau anything diluar dari dunia ini. emang itu bahaya, gw gak bakalan kuat hidup jadi ateis, gak ada tujuan.. hidup n mati.. itu aja.

Tapi kenapa terlalu sulit rasanya hidup punya agama? Mungkin kehidupan terisolasi lebih baik? semua itu rasanya berkutat dan gak bisa lepas dari kehidupan setiap orang.. ya setiap orang. manusia punya akal budi, punya free will..
Even God can help us, can lead us to better way, coba dipikir.. sesuatu yang duniawi itu adanya DI DEPAN kita, DI HADAPAN kita sendiri, so, coba bayangkan kalo kita laper, pastinya kita mau makan, kalo kita suka. pasti jadi pengen. ya gak? itulah yang menjadi problema hidup. gak ada habisnya diperdebatkan.


Tidak Adil!
Memang kehidupan tidak adil, tidak pernah adil!
tidak pernah..

to be continued with the solution. maybe we'll find it or not. who knows?

Friday, August 29, 2008

John Perkins: Confessions of an Economic Hitman


Penulis : John Perkins

Tebal buku : 278 halaman

Bahasa : Indonesia (terjemahan dari bahasa Inggris)

Penerbit : Abdi Tandur, 2005

Dimensi buku : 15,5 x 24 cm

Kategori : Ekonomi dan Politik


Di dalam buku ini, diceritakan sebuah kisah nyata yang begitu tragis mengenai bagaimana sebuah republik yang dihormati menjadi sebuah kerajaan yang ditakuti. John Perkins adalah sebuah Economic Hit Man (disingkat EHM) atau jika diterjemahkan profesinya adalah sebuah ‘Ekonom Perusak’. Ia tidak sendirian. Ia adalah salah satu dari segelintir orang yang melakukan pekerjaan yang sama sebagai Ekonom Perusak bagi negara-negara lain. Profesi itu tidak ia cita-citakan, namun datang dengan sendirinya kepadanya karena kemampuannya yang baik sebagai sebuah EHM.

Ia bekerja untuk MAIN, sebuah perusahaan yang cukup besar di Amerika Serikat yang merupakan bagian dari apa yang disebut dengan korporatokrasi (sebuah gabungan pilar dari korporasi-korporasi besar, bank internasional, dan pemerintah). Tugasnya adalah untuk membujuk negara-negara dunia ketiga atau lebih familiar dengan sebutan negara-negara berkembang, dengan sumber daya alam yang sangat tinggi tetapi tidak mempunyai kemampuan untuk mengeksploitasi dan bahkan tidak tahu bahwa mereka kaya akan sumber daya alamnya agar mereka mau menerima pinjaman dari Amerika Serikat untuk membangun infrastruktur yang independen di negara-negara tersebut. Tetapi tugasnya tidak hanya berhenti di situ saja. Selanjutnya ia harus memastikan bahwa uang pinjaman tersebut mengalir kembali ke korporatokrasi di Amerika Serikat dengan cara mewajibkan negara-negara tersebut menyerahkan proyeknya ke dalam tangan perusahaan-perusahaan AS.

Tidak hanya sampai di situ, EHM juga memastikan bahwa negara-negara yang menjadi ‘korban’ tersebut akan berhutang selamanya pada Amerika serikat dan akhirnya menjadi ‘boneka’ bagi AS untuk kepentingan negaranya semata.

Mereka akan ‘dipaksa’ untuk menerima proposal yang disajikan oleh para EHM. Jika para pemimpin negara-negara yang menerima proposal tersebut menolak untuk menyetujuinya, maka kekuasaan atau negara mereka berakhir dengan tragis. Pekerjaan EHM juga membuat Amerika Serikat menjadi negara yang dibenci dan menimbulkan semakin banyak golongan ‘Anti-Amerika’ seperti pada peristiwa 11 September dan secara tidak langsung menyiksa kaum-kaum masyarakat yang tidak mampu dan tidak dapat berbuat apa-apa.

Kemudian John Perkins menyadari keburukan dari pekerjaannya, dan untuk menebus kesalahannya, ia membantu kelompok-kelompok masyarakat yang tertinggal dan menjadi aktivis untuk lingkungan hidup dengan segala kemampuannya. Bahkan ia menerbitkan buku ini (Confessions of an EHM) walaupun sebenarnya ia sudah diancam dan disuap selama bertahun-tahun untuk tetap diam dan merahasiakan profesinya sebagai mantan EHM.

Secara penampilan, buku ini menarik dengan cover buku yang disajikan dengan layout yang baik dan teratur sehingga nyaman dan menarik untuk dibaca. Tidak ada kesalahan penulisan dalam buku ini. Bagian-bagian cerita dalam buku ini disajikan dengan teratur. Kata-kata atau bagian yang sulit untuk dimengerti akan diberi penjelasan singkat dan data-data yang dipaparkan dalam buku ini disertai dengan bukti-bukti yang mendukung.

Salah satu kekurangan dari buku ini adalah terjemahannya yang dirasa kurang pas dengan tulisan aslinya dan akhirnya membingungkan pembaca, walaupun secara keseluruhan maksud penulis dapat dimengerti dan tidak disalah pahami. Dalam buku ini juga terkadang penulis terlalu bertele-tele dan menjadi sulit untuk dipahami bagi kaum awam.

Dalam buku ini, bahasa yang digunakan menggunakan bahasa sehari-hari dengan pemilihan kata yang cukup sulit dan kadang-kadang sukar untuk dimengerti. Tetapi dalam buku ini, maksud yang hendak dipaparkan oleh penulis cukup jelas (Buku ini merupakan terjemahan dari buku berbahasa inggris)

Secara keseluruhan, buku ini sangat menarik untuk dibaca dan sebagai pembuka wawasan bagi kita agar dapat menyikapi dengan baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Serta untuk mengingatkan kepada kita, betapa jahatnya sistem kapitalis AS yang menjerumuskan dan hanya mementingkan diri sendiri.

Friday, August 8, 2008

for XI IPA 2 Detention! IMPORTANT!! =D

first of all.. gw Samuel.. 11 IPA 2. Masalah ini sensitif.. take care :)

(Pak) Boni bisa kayak gitu!?

Filosofi yang harus lw pada tau:
Kalo ada ular di dalam rumah.. apa harus satu rumah dibakar buat bunuh ular yang satu itu?(sori kalo ada yg marah.. gw bukan ngata2in siapa pun..)

Buat yang belum tau.. gini ceritanya: (ini penting.. jangan dilewatin n klo gw ada salah tolong dikoreksi)

Waktu itu hari Kamis, tanggal 7 Agustus 2008. Pelajaran terakhir.. BIOLOGI. Masih dengan guru yang sama.. Bonifacius B.N masuk ke kelas.. yang katanya kelas kita "ngangenin" klik di sini buat liad postingan boni. (gw gak boong)

And kemudian.. setelah beberapa lama.. kelas kita (11 IPA 2) ribut seperti biasanya guru-guru lain ngajar di sini.. Waktu itu ributnya seinget gw gak parah n gak separah guru-guru lain... Tapi kemudian tiba-tiba..
"Udah ya.. pelajaran selesai. Lu pada belajar sendiri sisanya buat ulangan senin"
dan dia keluar dengan seenaknya,. Memang waktu itu udah mau bel n udah tinggal dikit lagi waktunya.. tapi abis bel.. Ada yg manggil dia n itu orang gak mau balik ke kelas.. dengan pesennya yg gw denger gini

"Gw gak suka ama kelas lu.. Lu pada pulangnya jem setengah 2 aja!"


Waktu itu hari kamis.. hari itu gw, dd gw n dd gw yang satu lagi itu jam pulangnya berdekatan.. So. gw supir gw dipake buat jemput yg lain.. dan hari itu nyokap gw yg jemput. Jam 1.30 dd gw itu pulang juga, jadi nyokap gw harus jemput dia juga supaya gak telat. Gw dengan buru-burunya langsung keluar dari kelas tanpa mikir konsekuensinya dan gw udah bilang ke ivan kalo gw pulang duluan..

Sementara itu di kelas pas jem 1.30 guru itu masuk lagi ke kelas n ngabsenin.. Gak lupa dia bilang barangsiapa yg ninggalin kelas tadi hari Senin gak boleh ikut ulangan..

Nah.. itu dia.. Berarti gw gak boleh ikut ulangan..

Keesokan harinya. hari ini.. tadi tepatnya. Gw samperin tuh guru buat ngomongin soal yg ikut ulangan.. dan dia bilang..

" Tergantung hari seninnya.. lu harus minta maaf ke seluruh kelas kalo lu dah ninggalin kelas n tergantung kelasnya.. kalo mereka semua maafin lw maka lu boleh ikut ulangan.. kalo mereka nggak mau gw ada jalan lain" (jalan apaaaa????) :P

Nah point pentingnya bukan di situ.. gw tau gak mungkin sekelas tega biarin gw bernilai nol :D

Tapi gw terus berdebat.. dan gw terus "korek" supaya ada pernyataan yang jelas.. N ditengah perdebatan gw.. dia bilang:

"Ini baru perkenalan.. Nantinya bakal lebih parah.. kalo kelas lu ribut terus gw bakal kasih hukuman yang lebih berat!!"


GW yakin itu gak cuman ngancem.. bahkan dia udah ngasih contoh hukumannya.. kek misalnya tugas-tugas yg berat sebagai hukuman

wahhh!! parahh.. pernyataan itu menurut gw gak senonoh sama sekali.. kita semua tau.. yang ribut itu gak semua anggota kelas.. dan (bukannya gw ngebanding2in) sebagai contoh.. Pak Yanto bisa mengendalikan kelas dengan baik sampe case2 yang menurut gw konyol kayak gitu gak pernah terjadi.. Kenapa dia gak bisa?? Berarti ada yg salah donk dari dia.. toh dia.. bahkan semua guru (beneran deh.. semua!!) dah tau kalo kelas IPA 2 notabene dengan yg namanya "kelas ribut" :P

Kalo mau kita ungkit2 lagi.. dulu pas dia ngajar X1(gw mantan X1 :D) juga begitu casenya.. sampe2 disebar luaskan ke postingan blog (yang sudah dideletenya due terms of violation :P) yg menurut gw gak senonoh sama sekali!! dan menjelek2an kelas X1 dengan bangganya bilang "mampus lw" ke X1!!..

Finally..
gw bangga ada di kelas ini.. tapi gw kurang bangga dengan salah satu guru IPA yang mengajar di kelas ini.

buat sang Boni: udah kelewatan dia.. menurut gw dia harus figure out caranya supaya bisa didengerin di kelas TANPA lewat cara2 yg gak etis kayak gitu.

kalo pak Boni sendiri yang baca: pak, mungkin posting ini kesannya agak "mojok"in pak bon.. tapi ini sebenernya gak kayak gitu.. ini gak dilebih2in dan apa adanya. Tujuannya ya untuk pak bon juga.. Kalo menurut gw ya bukan gitu caranya pak.. (itu menurut gw, kalo filosofi lw beda. tolong jelasin biar gw ngerti dan masuk akal so bisa diterima oleh khayalak ramai terutama anak IPA 2 yang jadi "korban" ). Jangan jadi sensi ma gw ya pak! Damai2 aja :)

tolong feedbacknya.. menurut temen2 gimana ini? menurut gw ini harus ditindaklanjuti dengan serius dan seserius seriusnya.. (buset dah)

yang harus dimaklumin Pak Boni apa 11 IPA 2??

buat yang mau comment.. jangan takut.. ini open discussion, comment aja sesuai pendapat lw..

NB:Post ini bisa gw edit sewaktu2

Wednesday, July 30, 2008

Failed to traceroute to myself :(

traceroute to: http://thefascinations.mine.nu/
from: Australia, Australian Capital Territory, Canberra, Telstra

Traceroute

This traceroute commences from www.telstra.net, within AS 1221.
traceroute to thefascinations.mine.nu (118.137.38.37), 30 hops max, 40 byte packets
1 vlan250.lon-service6.Melbourne.telstra.net (203.50.2.177) 0.289 ms 0.316 ms 0.257 ms
2 TenGigabitEthernet0-12-0-2.exi-core1.Melbourne.telstra.net (203.50.80.1) 0.354 ms 0.358 ms 0.404 ms
3 Bundle-POS1.chw-core2.Sydney.telstra.net (203.50.6.13) 14.836 ms 14.69 ms 14.882 ms
4 Port-channel1.pad-gw1.Sydney.telstra.net (203.50.6.25) 14.984 ms 14.847 ms 14.884 ms
5 unknown.net.reach.com (134.159.126.33) 14.981 ms 14.922 ms 14.864 ms
6 i-3-0.syd-core03.net.reach.com (202.84.249.14) 15.428 ms 15.397 ms 15.471 ms
7 static.net.reach.com (202.84.221.86) 15.85 ms 15.718 ms 15.617 ms
8 i-6-5.wwh-core02.net.reach.com (202.84.140.97) 180.667 ms 181.846 ms 180.414 ms
9 static.net.reach.com (202.84.154.253) 161.218 ms 161.177 ms 160.954 ms
10 static.net.reach.com (202.84.153.234) 156.425 ms 156.042 ms 156.152 ms
11 unknown.net.reach.com (134.159.161.158) 270.765 ms 217.211 ms 217.291 ms
12 202.93.41.228 (202.93.41.228) 217.952 ms 217.653 ms 217.127 ms
13 124.195.2.78 (124.195.2.78) 226.878 ms 124.195.2.82 (124.195.2.82) 224.757 ms 124.195.2.78 (124.195.2.78) 225.375 ms
14 10.96.73.202.fast.net.id (202.73.96.10) 223.741 ms 225.15 ms 223.479 ms
15 6.96.73.202.fast.net.id (202.73.96.6) 226.154 ms 225.694 ms 226.785 ms
16 * * *
17 * * *
18 * * *
19 * * *
20 * * *
21 * * *
22 * * *
23 * * *
24 * * *
25 * * *
26 * * *
27 * * *
28 * * *
29 * * *
30 * * *


Why it is happening???

Tuesday, June 17, 2008

Ends of Browsers war, Firefox 3 vs Opera 9.5

This is the End of Browser War!!
IE8 is a total failure, since the first beta, i've tried it and after a few seconds it CRASHED!!!.. I don't know why but seems like IE8 is a total loser. Safari also not worth to try. Apple claims too much. So the browsers war goes to Firefox and Opera.. here we go

Firefox 3 RC3 (not officialy release, they said it is today!!) vs Opera 9.5
First impress
I think at the first impress, Opera wins the battle.. why? because Opera have a good layout and nice designs.. but i think Firefox 3 is also nice with the design and the layouts.

But.. look at this..
I've tested it my self and this is the results:
www.cnn.com
opera: 23.2s
firefox: 6.1s

after the refresh
opera: 38.6s
firefox: 11.9s

facebook
opera 6.7s
firefox 4.1s

www.kbs.co.kr
opera 19.7s
firefox 16.8s

after the refresh:
opera 12.7s
firefox 9.06s

www.cathaypacific.com
opera 3.6s
firefox 3.3s

Well, i think opera is big mouth saying this "Download Opera today to get the fastest and most powerful Web browser available"

XD
to be continued..

continued:
it is decided, firefox to be the best (opera may be better in some features, but thats not the things made it the best), but now we have google chrome. so how is it?